Senin, 18 Januari 2016

skema jaringan Cisco CCNA 2




KONSEP
Konsep jaringan yang saya buat, agar memudahkan para karyawan untuk saling berkomunukasi, dan agar bisa saling meng-share data dengan mudah dan cepat transfer, dan apa bila ada kabel yang putus, saya telah membuat backup kabel yang masih terhubung, jaringan ini mempunyai IP induk : 192.168.1.0/24 bahan – bahan yang di gunakan yaitu, 20 Host, 8 Switch, 2 Layer 3 Switch, dan 2 Router.

Kelebihan & Kekurangan Topologi
Berdasarkan topologi yang saya buat tentu saja mempunya kelebihan dan kekurangan nya yaitu :
Kelebihan        :
-          Kecepatan mentransfer data stabil
-          Pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation.
-          Layout Kabel Sederhana
Kekurangan     :
-          Bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan.
-          Kepadatan pada jalur lalu lintas.
-          Di perlukan Repeater untuk jarak jauh.

Senin, 12 Oktober 2015

Tugas CISCO CCNA 1 CHAPTER 4

Tugas CISCO CCNA 1 Chapter 4 :
1.       Jelaskan cara kerja dan fungsi dari layer 1 serta layer 2 pada OSI layer!

Jawab :
Physical Layer adalah layer yang paling sederhana yang berkaitan dengan electrical dan optical koneksi antar perlatan. Data Biner di kodekan dalam bentuk yang dapat di transmisi melalui media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan dengan layer Physical. Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke chanel komunikasi.

Data Link Layer, layer ini sedikit lebih cerdas di banndingkan layer physical, karena menyediakan transfer data yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol yang lebih high level, layer data link bertanggung jawab pada paket akhir dari data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum ke layer physical.

Tugas utama data link layer adalah sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum di teruskan ke network layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah ratusan atau ribuan byte).

2.       Jelaskan karakteristik dan sifat-sifat teknologi :
a.       Wireless
b.      Kabel Tembaga
c.       Fiber Optic

Jawab :
a.       Karakteristik Wireless
Access Point ( AP )
AP selain jadi penghubung jaringan Internet dengan jaringan lokal, juga berfungsi sebagai Filtering, Firewall, dan Router, dan punya Covering yang Berbeda.
NIC Wireless
Nic Wireless berfungsi untuk menghubungkan PC dengan AP. Biasa nya perangkat ini berformat PCI, sedangkan untuk laptop berformat PCMCIA dan USB (Tidak menutup kemungkinan akan berformat lain sesuai perkembangan teknologi)

Antena 
Antena Berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan. Biasa nya sudah terintegerasi dengan AP, sehingga bisa mengirim dan menerima sinyal.
TypeTypenya :
a.       Mimo
b.      Omni
c.       Grid
d.      Yagi
e.       Dish
f.       Sectoral
g.      Directional Home
Bridge Wireless
Bridge Wireless berfungsi untuk menghubungkan 2 atau lebih jaringan yang berbeda topologi fisik
Modem (Modulator-Demodulator)
Modem berfungsi untuk mengubah sinyal analog ke sinyal digital, ataupun sinyal digital ke sinyal analog.

b.      Kabel Tembaga

Kabel Tembaga adalah kabel dengan penghantar tembaga dan biasa nya di pakai dalam instalasi tenaga listrik dan alat-alat kontrol, sehingga biasa nya di sebut kabel instalasi

Ada dua jenis kebal tembaga berdasarkan bahan penghantar, fungsi dan susunan isolasinya Ciri-ciri kabel tembaga berdasar bahan penghantar :

Ø  Bentuknya padat dan berurat banyak
Ø  Bahan dari alumunium murni dan campuran

Ciri-ciri kabel tembaga fungsi dan susunan isolasinya :
Ø  Untuk keperluan instalasi listrik rumah tinggal, instalasi pesawat elektronika, panel tenaga dan distribusi.
Ø  Menggunkanan isolasi PVC dan XLPE
Ada tiga hal pokok dari kabel yaitu :
Ø  Konduktor : merupakan bahan untuk menghantarkan arus listrik .
Ø  Isolator : merupakan bahan dielektrik untuk menisolasi dari penghantar yang satu dengan yang lain juga terhadap lingkungan nya.
Ø  Pelingung luar : merupakan bahan pelindung kabel dari kerusakan mekanis, pengaruh bahan-bahan kimia elektrolysis, api atau pengaruh-pengaruh luar lainnya yang merugikan.
http://m- edukasi.kemdikbud.go.id/online/2008/teknikkabling2/definisikabel.html
c.       Fiber Optic

Komunikasi fiber optik telah memberikan dampak yang besar terhadap berbagai segi pengiriman data informasi, mulai dari lingkup ‘local area networks’(LAN) sampai telekomunikasi antar benua. Fiber optik adalah suatu media transmisi yang pemakaiannya sedang berkembang pesat. Hal ini karena media fiber optik memiliki keunggulan yang signifikan dibanding media transmisi kawat konvensional.
Secara umum komunikasi fiber optik dapat dijelaskan sebagai berikut :
Data yang akan dikirimkan dapat berupa analog atau digital. Dalam sistem pengiriman data  dalam system fiber optic maka data berasal dari elektrik akan diubah dahulu ke optic oleh sumber cahaya berupa LED, Laser Dioda (LD). Kemudian disambungkan dengan splices atau konektor dari fiber satu ke yang lain dan diterima oleh photodetektor bisa berupa PIN, APD (Avalance Photodioda) yang akan mengubah dari optik ke elektrik selanjutnya akan diubah ke data semula.


3.      Jelaskan kelebihan dan kekurangan dari :
a.       Wireless
b.      Kabel tembaga
c.       Fiber optic
Jawab :
A.    Wireless
            Kelebihan :
Ø  Biaya pemeliharaan murah
Ø  Pembangunan jaringan cepat
Ø  Mudah dikembangkan
Ø  Mudah dan murah untuk di relokasi
Ø  Infrastruktur berdimensi kecil
Ø  Berbagi sumber file dapat di pindahkan-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
Ø  Mudah untuk di setup dan handal seghingga cocok untuk pemakaian kantor atau di rumah.


Kekurangan :
Ø  Kualitas sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat cuaca bagus akan berbeda dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
Ø  Mahal dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
Ø  Kemungkinan penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.

B.     Kabel tembaga

Kelebihan dari kabel ini antara lain adalah harga nya murah, instalasi nya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu medium untuk semua.

Kelemahan Kabel tembaga adalah retan terhadap gangguan frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan kapastitas bandwith yang kecil.
C.    Fiber optik
Kelebihan :
Ø  Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwidth) yang lebar. Frekuensi pembawa optik sekitar 1013 hingga 1016 Hz hal ini mendeteksi sinar infra merah. Bekerja pada daerah frekuensi tinggi maka jumlah informasi yang dibawa akan lebih banyak
Ø  Dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan sangat tinggi. Dengan kemampuan fiber OPTIK dalam menyalurkan sinya l frekuensi tinggi sangat cocok dengan pengiriman sinyal digital pada sistem multipleks digital dengan kecepatan dari beberapa Mb/s hingga Gb/s
Ø  Diameter kabel fiber optik lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga dan juga lebih ringan
Ø  Redaman kecil sehingga ruas pengulang menjadi lebih panjang. Perkembangan serat optik saat ini telah menghasilkan produksi dengan redaman yang sangat rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga
Ø  Aman dari bahaya listrik. Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak dapat dialiri arus listrik sehingga terhindar terjadinya hubungan pendek
Ø  Tahan temperature tinggi. Bahan silica mempunyai titik leleh kira-kira 1900° C dan ini sangat jauh diatas titik leleh tembaga hingga cocok dipergunakan pada daerah yang rawan terhadap temperature tinggi.
Kekurangan :
Ø  Tidak dapat menyalurkan energy listrik. Hal ini mengakibatkan tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater.
Ø  Relative sulit saat instalasi. Kabel fiber optik seperti waktu penyambungan, pemasangan konektor lebih memerlukan ketelitian.
Ø  Kurang tahan terhadap tekanan mekanis dibandingkan kabel tembaga.
Ø  Perlu proteksi mata untuk tenisinya.


4.      Jelaskan jenis-jenis dan macam-macam :
a.       Wireless
b.      Kabel tembaga
c.       Fiber optic
Jawab :
A.    Wireless

·         Koneksi selular 3G dan 4G
Biasanya jaringan seluler ini lebih digunakan untuk komunikasi suara atau sering disebut voice. Namun, beberapa tahun terakhir ini, koneksi 3G dan 4G ini juga digunakan untuk komunikasi data. Koneksi ini melalui jaringan seluler 3G atau 4G dan merupakan koneksi tanpa kabel. 
·         2. Koneksi WiFi atau Wireless Fidelity
Media yang digunakan pada jenis koneksi ini adalah sinyal radio frequency 2.4 GHz dan 5 GHz. Komputer haruslah memiliki wifi adapter jika ingin tersambung ke jaringan menggunakan koneksi Wifi. Jenis slot yang didukung oleh wifi adapter ini antara lain, PCI, PCIe, dan USB. Yang paling banyak dipakai adalah wifi adapter jenis USB, karena simple dan mudah penggunaanya.
·         3. Koneksi Bluetooth
 Jenis koneksi bluetooth lebih sering digunakan sebagai penghubung antara perangkat tambahan pada gadget yang ingin terhubung ke perangkat utama. Misalnya yang sudah memiliki koneksi bluetooth, mouse, keyboard, speaker, dll. Selain untuk menghubungkan perangkat peripheral, bluetooth uga bisa dipakai untuk menghubungkan komputer secara wireless agar nantinya dapat saling bertukar data. Bluetooth adapter adalah perangkat yang dibutuhkan oleh komputer agar bisa tersambung dengan koneksi via bluetooth. Pemakaian Bluetooth untuk komunikasi data jarang digunakan karena jangkauannya yang relative dekat tidak lebih dari 3 meter saja. 




B.     Kabel tembaga

·         Kabel tembaga jenis BCC1/2H
BCC1/2H : Half Hard Bare Cooper Conductor, yaitu : penghantar tembaga setengah keras.
Kabel tembaga jenis ini mempunyai  bentuk padat atau berurat banyak dengan ukuran antara 6-500 mm
·         Kabel tembaga jenis BCC1/2H
BCC1/2H : Half Hard Bare Cooper Conductor, yaitu : penghantar tembaga setengah keras.
Kabel tembaga jenis ini mempunyai  bentuk padat atau berurat banyak dengan ukuran antara 6-500 mm
·         Kabel tembaga jenis AAC
AAC : All Aluminium Conductor, yaitu  penghantar aluminium murni.Kabel tembag jenis ini bentuknya berurat banyak dengan ukurannya antara 16-100 mm
·         Kabel tembaga jenis AAAC
AAAC : All Aluminium Alloy Conductor, yaitu :penghantar aluminium campuran.
Kabel tambaga jenis ini mempunyai ukuran antara 16- 500 mm, dengan bentuk fisiknya berurat banyak
·         Kabel tembaga jenis ACSR
ASCR: Aluminium Conductor Stell Reinvorced, yaitu : penghantar aluminium basa.
Kabel tembaga Jenis ini mempunyai ukuran antara 16 – 680 mm, dengan struktur bentuknya berupa serabut.

C.     Fiber optik

·         Single-mode fibers
Mempunyai inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)





·       Multi-mode fibers
Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5 micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 850-1300 nanometer)


5.      Sebutkan dan jelaskan jenis- jenis konekstor Fiber Optic!

Jawab :

·         Biconic: Salah satu konektor yang kali pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
·         D4: Konektor ini hampir mirip dengan FC hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
·         FC: Digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi yang bisa diatur, sehingga ketika dipasangkan ke perangkat, akurasinya tidak akan mudah berubah.
·         SC: Digunakan untuk kabel single mode dan bisa dicopot pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual akurasinya dengan perangkat.
·         SMA: Konektor ini merupakan pendahulu dari konektor ST yang sama-sama  menggunakan penutup dan pelindung. Namun seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya.
·         ST: Bentuknya seperti bayonet berkunci hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk multi mode maupun single mode kabel. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.


6.      Sebutkan dan Jelaskan jenis-jenis wireless WiFi IEEE 802.11?!

Jawab :
·         IEEE (Institute of Electrical and Electronic Engineers) merupakan sebuah badan yang mengatur yang mengatur standarisasi dalam bidang teknologi informasi. Seperti data yang saya ambil dari Wikipedia, Dalam IEEE ada code tertentu untuk standarisasi dalam teknologi komunikasi:
·         802.1: LAN/MAN Management and Media Access Control Bridges
·         802.2: Logical Link Control (LLC)
·         802.3: CSMA/CD (Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP)
·         802.4: Token Bus
·         802.5: Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
·         802.6: Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
·         802.7: Broadband LAN
·         802.8: Fiber Optic LAN & MAN (Standar FDDI)
·         802.9: Integrated Services LAN Interface (standar ISDN)
·         802.10: LAN/MAN Security (untuk VPN)
·         802.11: Wireless LAN (Wi-Fi)
·         802.12: Demand Priority Access Method
·         802.15: Wireless PAN (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
·         802.16: Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)

7.      Apa sajakah kelebihan Wimmax dibandingkan wireless WiFi IEEE 802.11?1

Jawab :
·         Pada dasarnya WiFi dan WiMax tidak memiliki banyak perbedaan, akan tetapi WiMax memiliki beberapa keunggulan dibandingkan WiFi. Berikut beberapa perbedaan WiFi dan Wimax :
·         Coverage Area
Apabila WiFi hanya dapat melingkupi coverage area beberpa meter saja, yang hanya dapat mencukupi akses internet hanya pada satu gedung saja. Lain halnya dengan WiMax, yang memiliki cakupan coverage area lebih luas, yaitu sekitar 50 km.
·         Standar yang digunakan
WiFi menggunakan standar IEEE 802.11 dan ETSI HiperLAN sedangkan WiMax menggunakan standar IEEE 802.16 dan ETSI HiperMAN.
            Perbedaan Teknologi IEEE 802.11 Dan Teknologi IEEE 802.16
·         Fitur
WiMax memiliki lebih banyak fitur dibandingkan dengan WiFi, sehingga sebuah BTS dapat melayani lebih banyak user untuk akses interenet.
·         Frekuensi
WiFi menggunakan frekuensi 5,8GHz, sedangkan WiMax selain menggunakan frekuensi 5,8GHz, juga menggunakan frekuensi 2,5GHz and 3,5GHz.
·         LoS (Line of Sight)
Standar WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan LoS, sedangkan WiFi tidak.

Lain WiFi, lain juga dengan WiMAX. Beberapa aplikasi yang bisa dicapai dengan memanfaatkan WiMAX adalah sebagai berikut :
·         Aplikasi Backhaul
Untuk aplikasi backhaul maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk backhaul WiMAX itu sendiri, backhaul Hotspot dan backhaul teknologi lain.
·         Backhaul WiMAX
Dalam konteks WiMAX sebagai backhaul dari WiMAX aplikasinya mirip dengan fungsi BTS sebagai repeater yang bertujuan untuk memperluas jangkauan dari WiMAX.
·         Backhaul Hotspot
Pada umumnya, hotspot banyak menggunakan saluran ADSL sebagai backhaul-nya untuk menyambungkan ke sisi koneksi internet. Dengan keterbatasan jaringan kabel, maka WiMAX juga bisa dimanfaatkan sebagai backhaul hotspot.
·         Backhaul Teknologi Lain
Sebagai backhaul teknologi lain, WiMAX dapat digunakan untuk backhaul seluler. Gambar berikut mengilustrasikan WiMAX untuk menghubungkan MSC/BSC ke BTS seluler.
·         Akses Broadband
WiMAX dapat digunakan sebagai ”Last Mile” teknologi untuk melayani kebutuhan broadband bagi pelanggan. Dengan kemampuan lebih di sisi QoS (Quality of Service) maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk melayani pelanggan perumahan maupun bisnis dengan service yang berbeda.


8.      Apakah yang di maksud dengan Half Duplex dan Full Duplex serta jelaskan perbedaannya?1

Jawab :  
Ø  duplex
Perlu dibaca ulang ini bukan durex. Ini duplex. Duplex adalah media komunikasi dua arah. Dimana pihak pengirim dan penerima bisa berkomunikasi dua arah secara bersama-sama. Contoh media yang menggunakan mode ini adalah telepon baik selular maupun fixed telepon rumah. Kedua belah pihak bisa berbincang secara bersama-sama.
Mode ini tidak disarankan untuk orang berpacaran yang saling berkomunikasi karena bisa ribut dua belah pihak satu ngobrol ngalor satu ngidul mana nyambung.
Mode komunikasi ini dapat diplikasikan saat media transmisi dibagi dua. Satu untuk masing-masing sisi.
Ø   Half Duplex
Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda dengan duplex, half duplexberkomunikasi dua arah secara saling bergantian. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B. Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi (mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Mode ini sangat disarankan untuk pasangan yang sedang berpacaran karena komunikasi yang sebenarnya adalah saat satu pihak menyampaikan curahan hatinya maka saat yang satunya untuk mendengarkan.
Ø   full duplex
Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda.
Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.




9.      Sebutkan dan Jelaskan macam-macam topologi LAN?!

Jawab :
Ø  Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
Ø  LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
·         Komponen Fisik Personal Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
·         Komponen Software Sistem Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server, yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software), mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file.
Selain server ada pula komputer lain yang terhubung dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer yang digunakan.
·         LAN dapat dibedakan berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps (Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya topologi Bus, Star dan Ring.
·         Star Network (Jaringan Bintang).
Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini, bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar dipelbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.




                       
                       
                        Topologi Star Network (Jaringan Bintang)
·         Ring Networks (Jaringan Cincin)
Pada jaringan ini terdapat beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju. Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah. Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat. Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu arah.
Apabila ditemui kegagalan, misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju. Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk sistem yang tidak terpusat(decentralized-system), dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.

·         Tree Network (Jaringan Pohon)
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan, serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan. Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.



·         Bus Network Konfigurasi
dikenal dengan istilah bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi

langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang dimaksud.