Tugas CISCO CCNA 1 Chapter 4 :
1.
Jelaskan cara kerja dan fungsi dari layer 1
serta layer 2 pada OSI layer!
Jawab :
Physical Layer adalah layer yang
paling sederhana yang berkaitan dengan electrical dan optical koneksi antar
perlatan. Data Biner di kodekan dalam bentuk yang dapat di transmisi melalui
media jaringan, sebagai contoh kabel, transceiver dan konektor yang berkaitan
dengan layer Physical. Physical Layer berfungsi dalam pengiriman raw bit ke
chanel komunikasi.
Data Link Layer, layer ini sedikit
lebih cerdas di banndingkan layer physical, karena menyediakan transfer data
yang lebih nyata. Sebagai penghubung antara media network dan layer protocol
yang lebih high level, layer data link bertanggung jawab pada paket akhir dari
data binari yang berasal dari level yang lebih tinggi ke paket diskrit sebelum
ke layer physical.
Tugas utama data link layer adalah
sebagai fasilitas transmisi raw data dan mentransformasi data tersebut ke
saluran yang bebas dari kesalahan transmisi. Sebelum di teruskan ke network
layer, data link layer melaksanakan tugas ini dengan memungkinkan pengirim
memecah-mecah data input menjadi sejumlah data frame (biasanya berjumlah
ratusan atau ribuan byte).
2.
Jelaskan karakteristik dan sifat-sifat teknologi
:
a.
Wireless
b.
Kabel Tembaga
c.
Fiber Optic
Jawab :
a.
Karakteristik Wireless
Access Point ( AP )
AP selain jadi penghubung jaringan Internet dengan jaringan lokal, juga
berfungsi sebagai Filtering, Firewall, dan Router, dan punya Covering yang
Berbeda.
NIC Wireless
Nic
Wireless berfungsi untuk menghubungkan PC dengan AP. Biasa nya perangkat ini
berformat PCI, sedangkan untuk laptop berformat PCMCIA dan USB (Tidak menutup
kemungkinan akan berformat lain sesuai perkembangan teknologi)
Antena
Antena
Berfungsi untuk memperluas jangkauan jaringan. Biasa nya sudah terintegerasi
dengan AP, sehingga bisa mengirim dan menerima sinyal.
TypeTypenya :
a.
Mimo
b.
Omni
c.
Grid
d.
Yagi
e.
Dish
f.
Sectoral
g.
Directional Home
Bridge Wireless
Bridge Wireless berfungsi untuk menghubungkan 2
atau lebih jaringan yang berbeda topologi fisik
Modem (Modulator-Demodulator)
Modem berfungsi untuk mengubah sinyal analog ke
sinyal digital, ataupun sinyal digital ke sinyal analog.
b.
Kabel Tembaga
Kabel Tembaga
adalah kabel dengan penghantar tembaga dan biasa nya di pakai dalam instalasi
tenaga listrik dan alat-alat kontrol, sehingga biasa nya di sebut kabel
instalasi
Ada dua jenis
kebal tembaga berdasarkan bahan penghantar, fungsi dan susunan isolasinya
Ciri-ciri kabel tembaga berdasar bahan penghantar :
Ø
Bentuknya padat dan berurat banyak
Ø
Bahan dari alumunium murni dan campuran
Ciri-ciri kabel
tembaga fungsi dan susunan isolasinya :
Ø
Untuk keperluan instalasi listrik rumah tinggal,
instalasi pesawat elektronika, panel tenaga dan distribusi.
Ø
Menggunkanan isolasi PVC dan XLPE
Ada tiga hal pokok dari kabel yaitu :
Ø
Konduktor : merupakan bahan untuk menghantarkan
arus listrik .
Ø
Isolator : merupakan bahan dielektrik untuk
menisolasi dari penghantar yang satu dengan yang lain juga terhadap lingkungan
nya.
Ø
Pelingung luar : merupakan bahan pelindung kabel
dari kerusakan mekanis, pengaruh bahan-bahan kimia elektrolysis, api atau
pengaruh-pengaruh luar lainnya yang merugikan.
http://m-
edukasi.kemdikbud.go.id/online/2008/teknikkabling2/definisikabel.html
c.
Fiber Optic
Komunikasi fiber optik telah memberikan dampak yang
besar terhadap berbagai segi pengiriman data informasi, mulai dari lingkup
‘local area networks’(LAN) sampai telekomunikasi antar benua. Fiber
optik adalah suatu media transmisi yang pemakaiannya sedang berkembang pesat.
Hal ini karena media fiber optik memiliki keunggulan yang signifikan dibanding
media transmisi kawat konvensional.
Secara umum
komunikasi fiber optik dapat dijelaskan sebagai berikut :
Data yang akan
dikirimkan dapat berupa analog atau digital. Dalam sistem pengiriman data
dalam system fiber optic maka data berasal dari elektrik akan diubah dahulu ke
optic oleh sumber cahaya berupa LED, Laser Dioda (LD). Kemudian disambungkan
dengan splices atau konektor dari fiber satu ke yang lain dan diterima oleh
photodetektor bisa berupa PIN, APD (Avalance Photodioda) yang akan mengubah
dari optik ke elektrik selanjutnya akan diubah ke data semula.
3.
Jelaskan kelebihan dan kekurangan dari :
a.
Wireless
b.
Kabel tembaga
c.
Fiber optic
Jawab :
A. Wireless
Kelebihan :
Ø Biaya
pemeliharaan murah
Ø Pembangunan
jaringan cepat
Ø Mudah
dikembangkan
Ø Mudah
dan murah untuk di relokasi
Ø Infrastruktur
berdimensi kecil
Ø Berbagi
sumber file dapat di pindahkan-pindahkan dengan mudah tanpa menggunakan kabel.
Ø Mudah
untuk di setup dan handal seghingga cocok untuk pemakaian kantor atau di rumah.
Kekurangan
:
Ø Kualitas
sinyal akan dipengaruhi oleh provokasi udara, artinya kualitas koneksi saat
cuaca bagus akan berbeda dengan kualitas koneksi saat cuaca buruk (jika
digunakan diluar gedung) dan akan dipengaruhi oleh batas-batas dinding gedung.
Ø Mahal
dalam investasi jika dibanding dengan menggunakan kabel.
Ø Kemungkinan
penyadapan koneksi lebih besar terjadi dibanding menggunakan media kabel.
B. Kabel tembaga
Kelebihan dari kabel ini antara lain adalah harga nya
murah, instalasi nya mudah, mudah didapat, dan fleksibel, menggunakan satu
medium untuk semua.
Kelemahan Kabel tembaga adalah retan terhadap gangguan
frekuensi listrik dan radio, tidak dapat mentransmisikan sinyal cahaya, dan
kapastitas bandwith yang kecil.
C.
Fiber optik
Kelebihan :
Ø
Mempunyai lebar pita frekuensi (bandwidth) yang lebar. Frekuensi pembawa
optik sekitar 1013 hingga 1016 Hz hal ini
mendeteksi sinar infra merah. Bekerja pada daerah frekuensi tinggi maka jumlah
informasi yang dibawa akan lebih banyak
Ø
Dapat menyalurkan informasi dengan kecepatan sangat tinggi. Dengan
kemampuan fiber OPTIK dalam menyalurkan sinya l frekuensi tinggi sangat cocok
dengan pengiriman sinyal digital pada sistem multipleks digital dengan
kecepatan dari beberapa Mb/s hingga Gb/s
Ø
Diameter kabel fiber optik lebih kecil dibandingkan dengan kabel tembaga
dan juga lebih ringan
Ø
Redaman kecil sehingga ruas pengulang menjadi lebih panjang. Perkembangan
serat optik saat ini telah menghasilkan produksi dengan redaman yang sangat
rendah dibandingkan dengan kabel yang terbuat dari tembaga
Ø
Aman dari bahaya listrik. Terbuat dari kaca atau plastik sehingga tidak
dapat dialiri arus listrik sehingga terhindar terjadinya hubungan pendek
Ø
Tahan temperature tinggi. Bahan silica mempunyai titik leleh kira-kira
1900° C dan ini sangat jauh diatas titik leleh tembaga hingga cocok
dipergunakan pada daerah yang rawan terhadap temperature tinggi.
Kekurangan :
Ø
Tidak dapat menyalurkan energy listrik. Hal ini
mengakibatkan tidak dapat memberikan catuan pada pemasangan repeater.
Ø
Relative sulit saat instalasi. Kabel fiber optik
seperti waktu penyambungan, pemasangan konektor lebih memerlukan ketelitian.
Ø
Kurang tahan terhadap tekanan mekanis dibandingkan
kabel tembaga.
Ø
Perlu proteksi mata untuk tenisinya.
4.
Jelaskan jenis-jenis dan macam-macam :
a.
Wireless
b.
Kabel tembaga
c.
Fiber optic
Jawab :
A.
Wireless
·
Koneksi
selular 3G dan 4G
Biasanya jaringan seluler ini lebih digunakan
untuk komunikasi suara atau sering disebut voice. Namun, beberapa tahun
terakhir ini, koneksi 3G dan 4G ini juga digunakan untuk komunikasi data.
Koneksi ini melalui jaringan seluler 3G atau 4G dan merupakan koneksi tanpa
kabel.
·
2. Koneksi
WiFi atau Wireless Fidelity
Media yang digunakan pada jenis koneksi ini
adalah sinyal radio frequency 2.4 GHz dan 5 GHz. Komputer haruslah memiliki
wifi adapter jika ingin tersambung ke jaringan menggunakan koneksi Wifi. Jenis
slot yang didukung oleh wifi adapter ini antara lain, PCI, PCIe, dan USB. Yang
paling banyak dipakai adalah wifi adapter jenis USB, karena simple dan mudah
penggunaanya.
·
3. Koneksi
Bluetooth
Jenis koneksi bluetooth lebih sering
digunakan sebagai penghubung antara perangkat tambahan pada gadget yang ingin
terhubung ke perangkat utama. Misalnya yang sudah memiliki koneksi bluetooth,
mouse, keyboard, speaker, dll. Selain untuk menghubungkan perangkat peripheral,
bluetooth uga bisa dipakai untuk menghubungkan komputer secara wireless agar
nantinya dapat saling bertukar data. Bluetooth adapter adalah perangkat yang
dibutuhkan oleh komputer agar bisa tersambung dengan koneksi via bluetooth.
Pemakaian Bluetooth untuk komunikasi data jarang digunakan karena jangkauannya
yang relative dekat tidak lebih dari 3 meter saja.
B.
Kabel tembaga
·
Kabel tembaga jenis BCC1/2H
BCC1/2H : Half Hard Bare Cooper Conductor,
yaitu : penghantar tembaga setengah keras.
Kabel tembaga jenis ini mempunyai bentuk padat atau berurat banyak dengan
ukuran antara 6-500 mm
·
Kabel tembaga jenis BCC1/2H
BCC1/2H : Half Hard Bare Cooper Conductor,
yaitu : penghantar tembaga setengah keras.
Kabel tembaga jenis ini mempunyai bentuk padat atau berurat banyak dengan
ukuran antara 6-500 mm
·
Kabel tembaga jenis AAC
AAC : All Aluminium Conductor, yaitu
penghantar aluminium murni.Kabel tembag jenis ini bentuknya berurat banyak
dengan ukurannya antara 16-100 mm
·
Kabel tembaga jenis AAAC
AAAC : All Aluminium Alloy Conductor, yaitu :penghantar
aluminium campuran.
Kabel tambaga jenis ini mempunyai ukuran antara 16- 500 mm, dengan bentuk
fisiknya berurat banyak
·
Kabel tembaga jenis ACSR
ASCR: Aluminium Conductor Stell Reinvorced,
yaitu : penghantar aluminium basa.
Kabel tembaga Jenis ini mempunyai ukuran antara 16 – 680 mm, dengan struktur
bentuknya berupa serabut.
C.
Fiber optik
·
Single-mode fibers
Mempunyai
inti yang kecil (berdiameter 0.00035 inch atau 9 micron) dan berfungsi
mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang 1300-1550 nanometer)
· Multi-mode fibers
Mempunyai inti yang lebih besar(berdiameter 0.0025 inch atau 62.5
micron) dan berfungsi mengirimkan sinar laser inframerah (panjang gelombang
850-1300 nanometer)
5.
Sebutkan dan jelaskan jenis- jenis konekstor Fiber
Optic!
Jawab :
·
Biconic: Salah satu konektor yang kali
pertama muncul dalam komunikasi fiber optik. Saat ini sangat jarang digunakan.
·
D4: Konektor ini hampir mirip dengan FC
hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule-nya.
·
FC: Digunakan untuk kabel single
mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel
dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem
drat ulir dengan posisi yang bisa diatur, sehingga ketika dipasangkan ke
perangkat, akurasinya tidak akan mudah berubah.
·
SC: Digunakan untuk kabel single
mode dan bisa dicopot pasang. Konektor ini tidak terlalu mahal,
simpel, dan dapat diatur secara manual akurasinya dengan perangkat.
·
SMA: Konektor ini merupakan pendahulu
dari konektor ST yang sama-sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun
seiring dengan berkembangnya ST konektor, maka konektor ini sudah tidak
berkembang lagi penggunaannya.
·
ST: Bentuknya seperti bayonet berkunci
hampir mirip dengan konektor BNC. Sangat umum digunakan baik untuk multi mode
maupun single mode kabel. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut.
6. Sebutkan dan Jelaskan
jenis-jenis wireless WiFi IEEE 802.11?!
Jawab :
·
IEEE (Institute of Electrical and Electronic
Engineers) merupakan sebuah badan yang mengatur yang mengatur standarisasi
dalam bidang teknologi informasi. Seperti data yang saya ambil dari Wikipedia,
Dalam IEEE ada code tertentu untuk standarisasi dalam teknologi komunikasi:
·
802.1: LAN/MAN Management and Media Access Control Bridges
·
802.2: Logical Link Control (LLC)
·
802.3: CSMA/CD (Standar untuk Ehernet Coaxial atau UTP)
·
802.4: Token Bus
·
802.5: Token Ring (bisa menggunakan kabel STP)
·
802.6: Distributed Queue Dual Bus (DQDB) MAN
·
802.7: Broadband LAN
·
802.8: Fiber Optic LAN & MAN (Standar FDDI)
·
802.9: Integrated Services LAN Interface (standar ISDN)
·
802.10: LAN/MAN Security (untuk VPN)
·
802.11: Wireless LAN (Wi-Fi)
·
802.12: Demand Priority Access Method
·
802.15: Wireless PAN (Personal Area Network) > IrDA dan Bluetooth
·
802.16: Broadband Wireless Access (standar untuk WiMAX)
7. Apa sajakah kelebihan
Wimmax dibandingkan wireless WiFi IEEE 802.11?1
Jawab :
·
Pada dasarnya WiFi dan WiMax tidak memiliki banyak
perbedaan, akan tetapi WiMax memiliki beberapa keunggulan dibandingkan WiFi.
Berikut beberapa perbedaan WiFi dan Wimax :
·
Coverage Area
Apabila
WiFi hanya dapat melingkupi coverage area beberpa meter saja, yang hanya dapat
mencukupi akses internet hanya pada satu gedung saja. Lain halnya dengan WiMax,
yang memiliki cakupan coverage area lebih luas, yaitu sekitar 50 km.
·
Standar yang digunakan
WiFi
menggunakan standar IEEE 802.11 dan ETSI HiperLAN sedangkan WiMax menggunakan
standar IEEE 802.16 dan ETSI HiperMAN.
Perbedaan Teknologi IEEE 802.11 Dan Teknologi IEEE
802.16
·
Fitur
WiMax
memiliki lebih banyak fitur dibandingkan dengan WiFi, sehingga sebuah BTS dapat
melayani lebih banyak user untuk akses interenet.
·
Frekuensi
WiFi
menggunakan frekuensi 5,8GHz, sedangkan WiMax selain menggunakan frekuensi
5,8GHz, juga menggunakan frekuensi 2,5GHz and 3,5GHz.
·
LoS (Line of Sight)
Standar
WiMax memberikan koneksi tanpa memerlukan LoS, sedangkan WiFi tidak.
Lain
WiFi, lain juga dengan WiMAX. Beberapa aplikasi yang bisa dicapai dengan
memanfaatkan WiMAX adalah sebagai berikut :
·
Aplikasi Backhaul
Untuk
aplikasi backhaul maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk backhaul WiMAX itu
sendiri, backhaul Hotspot dan backhaul teknologi lain.
·
Backhaul WiMAX
Dalam
konteks WiMAX sebagai backhaul dari WiMAX aplikasinya mirip dengan fungsi BTS
sebagai repeater yang bertujuan untuk memperluas jangkauan dari WiMAX.
·
Backhaul Hotspot
Pada
umumnya, hotspot banyak menggunakan saluran ADSL sebagai backhaul-nya untuk
menyambungkan ke sisi koneksi internet. Dengan keterbatasan jaringan kabel,
maka WiMAX juga bisa dimanfaatkan sebagai backhaul hotspot.
·
Backhaul Teknologi Lain
Sebagai
backhaul teknologi lain, WiMAX dapat digunakan untuk backhaul seluler. Gambar
berikut mengilustrasikan WiMAX untuk menghubungkan MSC/BSC ke BTS seluler.
·
Akses Broadband
WiMAX
dapat digunakan sebagai ”Last Mile” teknologi untuk melayani kebutuhan
broadband bagi pelanggan. Dengan kemampuan lebih di sisi QoS (Quality of
Service) maka WiMAX dapat dimanfaatkan untuk melayani pelanggan perumahan
maupun bisnis dengan service yang berbeda.
8. Apakah yang di maksud
dengan Half Duplex dan Full Duplex serta jelaskan perbedaannya?1
Jawab :
Ø duplex
Perlu dibaca ulang ini bukan durex. Ini duplex. Duplex adalah media komunikasi dua arah.
Dimana pihak pengirim dan penerima bisa berkomunikasi dua arah secara
bersama-sama. Contoh media yang menggunakan mode ini adalah telepon baik
selular maupun fixed telepon rumah. Kedua belah pihak bisa berbincang secara
bersama-sama.
Mode ini tidak disarankan untuk orang berpacaran
yang saling berkomunikasi karena bisa ribut dua belah pihak satu ngobrol ngalor
satu ngidul mana nyambung.
Mode komunikasi ini dapat diplikasikan saat
media transmisi dibagi dua. Satu untuk masing-masing sisi.
Ø Half Duplex
Adalah media komunikasi dua arah. Namun berbeda
dengan duplex, half duplexberkomunikasi
dua arah secara saling bergantian. Jadi saat terjadi komunikasi antara A dan B.
Saat A mengirim informasi (berbicara) maka B akan menerima informasi
(mendengarkan). Demikian terjadi proses yang sebaliknya (vice versa). Contoh
media yang menggunakan media ini adalah radio walkie talkie. Mode ini sangat
disarankan untuk pasangan yang sedang berpacaran karena komunikasi yang
sebenarnya adalah saat satu pihak menyampaikan curahan hatinya maka saat yang
satunya untuk mendengarkan.
Ø full duplex
Dalam komunikasi full-duplex, dua pihak yang saling berkomunikasi akan
mengirimkan informasi dan menerima informasi dalam waktu yang sama, dan umumnya
membutuhkan dua jalur komunikasi.
Komunikasi full-duplex juga dapat diraih dengan
menggunakan teknik multiplexing, di mana sinyal yang berjalan dengan arah yang
berbeda akan diletakkan pada slot waktu (time slot) yang berbeda.
Kelemahan teknik ini adalah bahwa teknik
ini memotong kecepatan transmisi yang mungkin menjadi setengahnya.
9.
Sebutkan dan Jelaskan macam-macam topologi LAN?!
Jawab :
Ø Local Area Network (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan
bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam
satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau
LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer
to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik
sebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya
satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai
workstation. Antara dua tipe jaringan tersebut masing-masing memiliki
keunggulan dan kelemahan, di mana masing-masing akan dijelaskan.
Ø LAN tersusun dari beberapa elemen dasar yang
meliputi komponen hardware dan software, yaitu :
·
Komponen Fisik Personal
Computer (PC), Network Interface Card (NIC), Kabel, Topologi jaringan.
·
Komponen Software Sistem
Operasi Jaringan, Network Adapter Driver, Protokol Jaringan.
Jaringan ini disebut sebagai jaringan area, yaitu jaringan yang terbatas untuk
area kecil, seperti pada lingkungan perkantoran di sebuah gedung, sekolah, atau
kampus. Dalam jaringan LAN, terdapat satu komputer yang biasa disebut server,
yang fungsinya adalah untuk memberikan layanan perangkat lunak (software),
mengatur aktivitas jaringan dan menyimpan file.
Selain server ada pula komputer lain yang terhubung
dalam jaringan (network) yang disebut dengan workstation (client). Pada umumnya
teknologi jaringan LAN menggunakan media kabel untruk menghubungkan komputer-komputer
yang digunakan.
·
LAN dapat dibedakan
berdasarkan tiga karakteristik, yaitu ukuran, teknologi transmisi, dan
topologinya. Teknologi transmisi yang bisa digunakan adalah transmisi kabel
tunggal. Pada LAN biasa, kecepatan transmisi sekitar 10 – 100 Mbps
(Megabit/second), dan faktor kesalahan kecil. Topologi yang digunakan biasanya
topologi Bus, Star dan Ring.
·
Star Network (Jaringan Bintang).
Dalam konfigurasi bintang, beberapa peralatan yang
ada akan dihubungkan kedalam satu pusat komputer. Kontrol yang ada akan
dipusatkan pada satu titik, seperti misalnya mengatur beban kerja serta
pengaturan sumber daya yang ada. Semua link harus berhubungan dengan pusat
apabila ingin menyalurkan data kesimpul lainnya yang dituju. Dalam hal ini,
bila pusat mengalami gangguan, maka semua terminal juga akan terganggu. Model
jaringan bintang ini relative sangat sederhana, sehingga banyak digunakan oleh
pihak per-bank-kan yang biasanya mempunyai banyak kantor cabang yang tersebar
dipelbagai lokasi. Dengan adanya konfigurasi bintang ini, maka segala macam
kegiatan yang ada di-kantor cabang dapatlah dikontrol dan dikoordinasikan
dengan baik. Disamping itu, dunia pendidikan juga banyak memanfaatkan jaringan
bintang ini guna mengontrol kegiatan anak didik mereka.
Topologi
Star Network (Jaringan Bintang)
·
Ring Networks (Jaringan Cincin)
Pada jaringan ini terdapat
beberapa peralatan saling dihubungkan satu dengan lainnya dan pada akhirnya
akan membentuk bagan seperti halnya sebuah cincin. Jaringan cincin tidak
memiliki suatu titik yang bertindak sebagai pusat ataupun pengatur lalu lintas
data, semua simpul mempunyai tingkatan yang sama. Data yang dikirim akan
berjalan melewati beberapa simpul sehingga sampai pada simpul yang dituju.
Dalam menyampaikan data, jaringan bisa bergerak dalam satu ataupun dua arah.
Walaupun demikian, data yang ada tetap bergerak satu arah dalam satu saat.
Pertama, pesan yang ada akan disampaikan dari titik ketitik lainnya dalam satu
arah.
Apabila ditemui kegagalan,
misalnya terdapat kerusakan pada peralatan yang ada, maka data yang ada akan
dikirim dengan cara kedua, yaitu pesan kemudian ditransmisikan dalam arah yang
berlawanan, dan pada akhirnya bisa berakhir pada tempat yang dituju.
Konfigurasi semacam ini relative lebih mahal apabila dibanding dengan
konfigurasi jaringan bintang. Hal ini disebabkan, setiap simpul yang ada akan
bertindak sebagai komputer yang akan mengatasi setiap aplikasi yang
dihadapinya, serta harus mampu membagi sumber daya yang dimilikinya pada
jaringan yang ada. Disamping itu, sistem ini lebih sesuai digunakan untuk
sistem yang tidak terpusat(decentralized-system),
dimana tidak diperlukan adanya suatu prioritas tertentu.
·
Tree Network (Jaringan Pohon)
Pada jaringan pohon, terdapat beberapa tingkatan
simpul (node). Pusat atau simpul yang lebih tinggi tingkatannya, dapat mengatur
simpul lain yang lebih rendah tingkatannya. Data yang dikirim perlu melalui
simpul pusat terlebih dahulu. Misalnya untuk bergerak dari komputer dengan
node-3 ke komputer node-7 seperti halnya pada gambar, data yang ada harus
melewati node-3, 5 dan node-6 sebelum berakhir pada node-7. Keungguluan
jaringan model pohon seperti ini adalah, dapat terbentuknya suatu kelompok yang
dibutuhkan pada setiap saat. Sebagai contoh, perusahaan dapat membentuk
kelompok yang terdiri atas terminal pembukuan,
serta pada kelompok lain dibentuk untuk terminal penjualan.
Adapun kelemahannya adalah, apabila simpul yang lebih tinggi kemudian tidak
berfungsi, maka kelompok lainnya yang berada dibawahnya akhirnya juga menjadi
tidak efektif. Cara kerja jaringan pohon ini relatif menjadi lambat.
·
Bus Network Konfigurasi
dikenal dengan istilah
bus-network, yang cocok digunakan untuk daerah yang tidak terlalu luas. Setiap
komputer (setiap simpul) akan dihubungkan dengan sebuah kabel komunikasi
melalui sebuah interface. Setiap komputer dapat berkomunikasi
langsung dengan komputer ataupun peralatan lainnya
yang terdapat didalam network, dengan kata lain, semua simpul mempunyai
kedudukan yang sama. Dalam hal ini, jaringan tidak tergantung kepada komputer
yang ada dipusat, sehingga bila salah satu peralatan atau salah satu simpul
mengalami kerusakan, sistem tetap dapat beroperasi. Setiap simpul yang ada
memiliki address atau alam sendiri. Sehingga untuk meng-access data dari salah
satu simpul, user atau pemakai cukup menyebutkan alamat dari simpul yang
dimaksud.