Nama : Yanuar Sandie Wijaya
Kelas : XII.2
Definisi Cloud
Computing, Secara Umum (Komputasi Awan) merupakan gabungan pemanfaatan
teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan
berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau
aplikasi melalui komputer-komputer yang terkoneksi dalam waktu yang sama,
Tetapi tidak semua yang terkoneksi melalui internet menggunakan cloud
computing.
Cloud
Computing (komputasi awan) mungkin terdengar samar bagi orang awam. Tetapi
keberadaan coloud computing di era digital ini sebenarnya telah terasa di
tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari seperti penggunaan email dan juga
sosial media.
Teknologi
komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan
internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi. Teknologi ini
mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan
mengizinkan pengguna untuk mengakses data prinadi mereka melalui komputer
dengan akses internet.

Cloud
Computing (Komputasi Awan) adalah suatu tren teknologi terbaru yang di kenal
luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap internet untuk memberikan
kebutuhan komputasi pengguna.Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi
bisnis umum secara daring yang di akses melalui suatu penjelajah web dengan
perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.
Manfaat cloud computing serta penerapan dalam
kehidupan sehari-hari
Penggunaan teknologi dengan sisteam Cloud cukup
memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya.
Manfaat – manfaat yang dapat di petik lewat teknologi berbasis cloud ini adalah
:
1. Semua Data Tersimpan di
Server Secara Terpusat
Salah satu keunggulan teknologi Cloud yaitu memungkinkan
pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server. Selain itu,
pengguna juga tak perlu repot – repot lagi menyediakan infrastruktur seperti
data center, media penyimpanan atau storage dan lain nya karena semua telah
tersedia secara virtual.
Aksesibilats, yaitu pengguna
bisa mengakses data kapanpun dan dimana pun pengguna berada, asal pengguna
terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan pengguna untuk mengakses di
saat penting.
2. Keamanan data
Data pengguna bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia
layanan Cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa
di simpan secara aman di penyedia Cloud Computing. Itu juga mengurangi biaya
yang di perlukan untuk mengamankan data perusahaan. Keamanan data pengguna
dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan
Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi,
dan lain nya.
3. Fleksibilitas dan
Skalabilitas yang Tinggi
Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan
data akses, kapan dan dimanapun pengguna berada dengan catatan bahwa pengguna
terkoneksi dengan internet.
Skalabilitas, yaitu dengan
Cloud Computing pengguna bisa menambah kapasitas penyimpanan data tanpa harus
membeli peralatan tambahan. Pengguna cukup menambah kapasitas yang di sediakan
oleh penyedia layanan Cloud Computing
4. Investasi Jangka Panjang
Penghematan biaya akan pembelian investaris seperti
infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang di karenakan pengguna akan dikenakan
biaya kompensasi rutin perbulan sesuai dengan paket layanan yang telah di
sepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi
software juga bisa di kurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi
berbasis Cloud. Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa
perusahaan IT ternama di dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM
lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis
Cloud Computing, Windows Azure dsb.
5. Kreasi
Yaitu para user bisa melakukan/ mengembangkan kreasi atau
project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke
perusahaan, tapi user (pengguna) bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan
Cloud Computing.
Kerugian
Menggunakan Cloud Computing
1. Pengguna harus terhubung ke Internet
Dengan mewajibkan pengguna harus terhubung ke
internet untuk bisa mengakses server maka tentu saja tidak hanya pengguna harus
menyediakan perangkat jaringan internet, melainkan pengguna juga harus membayar
biaya internet sesuai dengan yang digunakannya.
2. Biaya untuk penyedia server Cloud
Jika anda hanya menimpan data dalam kapasitas
kecil dan anda sekedar menggunakan beberapa aplikasi di komputer Cloud mungkin
saja peneydia server mungkin saja penyedia server tersebut masih memberikan
free alias gratis, tapi sebaliknya jika anda menggunakan resource yang besar
dari komputer server seperti menyimpan data dalam jumlah yang sangat besar
mungkin saja penyedia layanan server Cloud mengharuskan anda berlangganan dan
membayar pemakaian anda.
Cara
Kerja Cloud Computing
Sistem Cloud Computing
bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Di komputer
server inilah semua data akan disimpan begitu juga dengan aplikasi, semua di
install di komputer server sehingga pihak pengguna siap pakai saja. Infrastruktur
seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna
disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah
tersebut dilanjutkan ke server aplikasi.
Pengguna yang ingin
mengakses server tersebut baik untuk keperluan membuka, menyimpan data ataupun
menjalankan sebuah program, maka pertama user harus melakukan login terlebih
dahulu, kemudian setelah login berhasil barulah pengguna bisa menggunakan
resource server Cloud seperti menjalankan suatu program tanpa perlu menginstal
nya di komputer sendiri dan juga untuk menyimpan data.
Cara Kerja nya cukup
sederhana seperti apabila user (pengguna) menjalankan sebuah aplikasi dan
memberikan beberapa perintah pada aplikasi tersebut, maka perintah yang di
input oleh user akan dikirimkan ke server melalui jaringan internet kemudian
akan di olah atau di respon oleh server dan memberikan hasilnya ke pengguna
tersebut, data hasil proses tersebut akan disimpan di komputer server, sehingga
setiap kali user (pengguna) ingin membuka dan melihat data yang dia simpan
terakhir kali, data tersebut akan tetap tersedia pada server Cloud.
Contoh kasus ini dapat kita
lihat pada pengguna email seperti gmail dimana pengguna tidak perlu mendownload
dan menginstall aplikasi email tersebut di komputer miliknya, tapi cukup dengan
tersambung ke internet, si penggunapun sudah bisa menggunakan aplikasi email
yang ada pada server Cloud tersebut. Software dan juga memori atas data
pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem
Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet. Beberapa faktor seperti
ketersediaan Internet yang dibutuhkan sebagai jalur utama dalam disitribusi
data, kualitas vendor akan layanan sistem Cloud maupun masalah keamanan dan
privasi seperti serangan peretas/Hacker dalam meretas internet patut menjadi
pertimbangan tersendiri sebelum anda beralih ke sistem Cloud. Selain vendor
yang harus meningkatkan kualitas pelayanan mereka, user (pengguna) juga di
harapkan dapat lebih bijak dalam memilih kualitas vendor yang akan mereka
gunakan untuk mengelola data berbasis Cloud Computing.
Beberapa
Jenis Layanan Cloud Computing
1.
Infrastructure as a service (laas) yaitu layanan yang menyediakan resource
secara langsung berbentuk fisik dan dikonfigurasi oleh user, infreastruktur ini
berbentuk fisik, bisa berupa memory, penyimpanan, server, jaringan, dsb.
Hal-hal seperti membuat aplikasi dan konfigurasinya diserahkan pada user. Cloud
provider hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan reques dari user dan cirri
layanan ini adalah jika user ingin mengupgrade memory atau menambah server,
user tinggal menghubungi provider kemudian provider akan menyediakan sesuai
dengan permintaan.
2.
Platform as a service (paas) yaitu layanan platform yang menjangkau system
operasi, web server, database, dan programming language environment, dan
platform as a service ini memfokuskan
pada aplikasi dimana dalam hal ini seorang developer tidak perlu memikirkan
hardware dan tetap focus pada pembuatan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan system
operasi, infrastructure scaling, load balancing dan lain-lain contohnya yang
sudah mengimplementasikan ini adalah force.com dan Microsoft azure investment.
3.
Software as a service (saas) yaitu software atau program di Cloud yang di akses
dan siap digunakan oleh penggun internet, layanan ini memfokuskan pada aplikasi
dengan web-based interface yang diakses melalui web service dan memberikan
service berupa akses software.
Macam – macam Cloud Computing
1. Public
cloud
Public cloud adalah penerapan cloud
computing untuk umum (public). Dan disediakan oleh perusahaan-perusahaan
penyedia layanan untuk semua pelanggan diseluruh dunia, jadi tidak terbatas
untuk wilayah tertentu saja, siapapun diseluruh dunia dapat memanfaatkan
layanan ini, kelebihan public cloud adalah pengguna tidak perlu menggunakan
investasi apapun untuk menggunakan cloud computing, selain koneksi ke internet
pengguna cukup menghubungi jasa penyedia layanan dan meminta jenis layanan yang
mereka butuhkan.
2. Private
cloud
Private cloud
digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tersebut,
private cloud dipasang pada pusat data milik perusahaan sendiri, selain pusat
data milik sendiri, model private cloud juga dapat diterapkan dengan
pemanfaatan pusat data milik perusahaan lain, misalnya dengan memanfaatkan
cloud computing yang disediakan oleh pihak ketiga, adapun kelebihan privat
computing yaitu lokasi, ada perusahaan atau organisasi yang terkait dengan
aturan mengenai lokasi data mereka.
3. Hybrid
cloud
Hybrid cloud adalah
penggabungan pemanfaatan public cloud dan private cloud oleh pengguna sebagai
contoh, sebuah perusahaan dapat menempatkan email mereka di public sekaligus di
private cloud. Untuk karyawan yang sehari-sehari adal dilingkungan kantor, email
mereka dapat ditempatkan di private cloud sementara email yang ada pada public
cloud dapat digunakan oleh karyawan yang berada diluar kantor sehingga lebih
mudah diakses.