Minggu, 27 September 2015

Nama : Yanuar Sandie Wijaya
Kelas  : XII.2
             Definisi Cloud Computing, Secara Umum (Komputasi Awan) merupakan gabungan pemanfaatan teknologi komputer (komputasi) dalam suatu jaringan dengan pengembangan berbasis internet (awan) yang mempunyai fungsi untuk menjalankan program atau aplikasi melalui komputer-komputer yang terkoneksi dalam waktu yang sama, Tetapi tidak semua yang terkoneksi melalui internet menggunakan cloud computing.
Cloud Computing (komputasi awan) mungkin terdengar samar bagi orang awam. Tetapi keberadaan coloud computing di era digital ini sebenarnya telah terasa di tengah masyarakat dalam kehidupan sehari-hari seperti penggunaan email dan juga sosial media.
Teknologi komputer berbasis sistem Cloud ini merupakan sebuah teknologi yang menjadikan internet sebagai pusat server untuk mengelola data dan aplikasi. Teknologi ini mengizinkan para pengguna untuk menjalankan program tanpa instalasi dan mengizinkan pengguna untuk mengakses data prinadi mereka melalui komputer dengan akses internet.


Description: Sloud storage



Cloud Computing (Komputasi Awan) adalah suatu tren teknologi terbaru yang di kenal luas, dengan tema umum berupa ketergantungan terhadap internet untuk memberikan kebutuhan komputasi pengguna.Sebagai contoh, Google Apps menyediakan aplikasi bisnis umum secara daring yang di akses melalui suatu penjelajah web dengan perangkat lunak dan data yang tersimpan di server.

Manfaat cloud computing serta penerapan dalam kehidupan sehari-hari
            Penggunaan teknologi dengan sisteam Cloud cukup memudahkan pengguna selain dalam hal efisiensi data, juga penghematan biaya. Manfaat – manfaat yang dapat di petik lewat teknologi berbasis cloud ini adalah :
1. Semua Data Tersimpan di Server Secara Terpusat
            Salah satu keunggulan teknologi Cloud yaitu memungkinkan pengguna untuk menyimpan data secara terpusat di satu server. Selain itu, pengguna juga tak perlu repot – repot lagi menyediakan infrastruktur seperti data center, media penyimpanan atau storage dan lain nya karena semua telah tersedia secara virtual.
Aksesibilats, yaitu pengguna bisa mengakses data kapanpun dan dimana pun pengguna berada, asal pengguna terkoneksi dengan internet, sehingga memudahkan pengguna untuk mengakses di saat penting.
2. Keamanan data
            Data pengguna bisa terjamin keamanan nya oleh penyedia layanan Cloud computing, sehingga bagi perusahaan yang berbasis IT, data bisa di simpan secara aman di penyedia Cloud Computing. Itu juga mengurangi biaya yang di perlukan untuk mengamankan data perusahaan. Keamanan data pengguna dapat disimpan dengan aman lewat server yang disediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing seperti jaminan platform teknologi, jaminan ISO, data pribadi, dan lain nya.



3. Fleksibilitas dan Skalabilitas yang Tinggi
            Teknologi Cloud menawarkan fleksibilitas dengan kemudahan data akses, kapan dan dimanapun pengguna berada dengan catatan bahwa pengguna terkoneksi dengan internet.
Skalabilitas, yaitu dengan Cloud Computing pengguna bisa menambah kapasitas penyimpanan data tanpa harus membeli peralatan tambahan. Pengguna cukup menambah kapasitas yang di sediakan oleh penyedia layanan Cloud Computing
4. Investasi Jangka Panjang
            Penghematan biaya akan pembelian investaris seperti infrastruktur, hardisk, dll akan berkurang di karenakan pengguna akan dikenakan biaya kompensasi rutin perbulan sesuai dengan paket layanan yang telah di sepakati dengan penyedia layanan Cloud Computing. Biaya royalti atas lisensi software juga bisa di kurangi karena semua telah dijalankan lewat komputasi berbasis Cloud. Penerapan Cloud Computing telah dilakukan oleh beberapa perusahaan IT ternama di dunia seperti Google lewat aplikasi Google Drive, IBM lewat Blue Cord Initiative, Microsoft melalui sistem operasi nya yang berbasis Cloud Computing, Windows Azure dsb.

5. Kreasi
            Yaitu para user bisa melakukan/ mengembangkan kreasi atau project mereka tanpa harus mengirimkan project mereka secara langsung ke perusahaan, tapi user (pengguna) bisa mengirimkan nya lewat penyedia layanan Cloud Computing.
Kerugian Menggunakan Cloud Computing
            1. Pengguna harus terhubung ke Internet
                        Dengan mewajibkan pengguna harus terhubung ke internet untuk bisa mengakses server maka tentu saja tidak hanya pengguna harus menyediakan perangkat jaringan internet, melainkan pengguna juga harus membayar biaya internet sesuai dengan yang digunakannya.

            2. Biaya untuk penyedia server Cloud
                        Jika anda hanya menimpan data dalam kapasitas kecil dan anda sekedar menggunakan beberapa aplikasi di komputer Cloud mungkin saja peneydia server mungkin saja penyedia server tersebut masih memberikan free alias gratis, tapi sebaliknya jika anda menggunakan resource yang besar dari komputer server seperti menyimpan data dalam jumlah yang sangat besar mungkin saja penyedia layanan server Cloud mengharuskan anda berlangganan dan membayar pemakaian anda.
Cara Kerja Cloud Computing
            Sistem Cloud Computing bekerja menggunakan internet sebagai server dalam mengolah data. Di komputer server inilah semua data akan disimpan begitu juga dengan aplikasi, semua di install di komputer server sehingga pihak pengguna siap pakai saja. Infrastruktur seperti media penyimpanan data dan juga instruksi/perintah dari pengguna disimpan secara virtual melalui jaringan internet kemudian perintah – perintah tersebut dilanjutkan ke server aplikasi.

Pengguna yang ingin mengakses server tersebut baik untuk keperluan membuka, menyimpan data ataupun menjalankan sebuah program, maka pertama user harus melakukan login terlebih dahulu, kemudian setelah login berhasil barulah pengguna bisa menggunakan resource server Cloud seperti menjalankan suatu program tanpa perlu menginstal nya di komputer sendiri dan juga untuk menyimpan data.

Cara Kerja nya cukup sederhana seperti apabila user (pengguna) menjalankan sebuah aplikasi dan memberikan beberapa perintah pada aplikasi tersebut, maka perintah yang di input oleh user akan dikirimkan ke server melalui jaringan internet kemudian akan di olah atau di respon oleh server dan memberikan hasilnya ke pengguna tersebut, data hasil proses tersebut akan disimpan di komputer server, sehingga setiap kali user (pengguna) ingin membuka dan melihat data yang dia simpan terakhir kali, data tersebut akan tetap tersedia pada server Cloud.

Contoh kasus ini dapat kita lihat pada pengguna email seperti gmail dimana pengguna tidak perlu mendownload dan menginstall aplikasi email tersebut di komputer miliknya, tapi cukup dengan tersambung ke internet, si penggunapun sudah bisa menggunakan aplikasi email yang ada pada server Cloud tersebut. Software dan juga memori atas data pengguna tidak berada di komputer tetapi terintegrasi secara langsung melalui sistem Cloud menggunakan komputer yang terhubung ke internet. Beberapa faktor seperti ketersediaan Internet yang dibutuhkan sebagai jalur utama dalam disitribusi data, kualitas vendor akan layanan sistem Cloud maupun masalah keamanan dan privasi seperti serangan peretas/Hacker dalam meretas internet patut menjadi pertimbangan tersendiri sebelum anda beralih ke sistem Cloud. Selain vendor yang harus meningkatkan kualitas pelayanan mereka, user (pengguna) juga di harapkan dapat lebih bijak dalam memilih kualitas vendor yang akan mereka gunakan untuk mengelola data berbasis Cloud Computing.
Beberapa Jenis Layanan Cloud Computing
1. Infrastructure as a service (laas) yaitu layanan yang menyediakan resource secara langsung berbentuk fisik dan dikonfigurasi oleh user, infreastruktur ini berbentuk fisik, bisa berupa memory, penyimpanan, server, jaringan, dsb. Hal-hal seperti membuat aplikasi dan konfigurasinya diserahkan pada user. Cloud provider hanya menyediakan infrastruktur berdasarkan reques dari user dan cirri layanan ini adalah jika user ingin mengupgrade memory atau menambah server, user tinggal menghubungi provider kemudian provider akan menyediakan sesuai dengan permintaan.
2. Platform as a service (paas) yaitu layanan platform yang menjangkau system operasi, web server, database, dan programming language environment, dan platform as a service  ini memfokuskan pada aplikasi dimana dalam hal ini seorang developer tidak perlu memikirkan hardware dan tetap focus pada pembuatan aplikasi tanpa harus mengkhawatirkan system operasi, infrastructure scaling, load balancing dan lain-lain contohnya yang sudah mengimplementasikan ini adalah force.com dan Microsoft azure investment.

3. Software as a service (saas) yaitu software atau program di Cloud yang di akses dan siap digunakan oleh penggun internet, layanan ini memfokuskan pada aplikasi dengan web-based interface yang diakses melalui web service dan memberikan service berupa akses software.

Macam – macam Cloud Computing
1. Public cloud
Public cloud adalah penerapan cloud computing untuk umum (public). Dan disediakan oleh perusahaan-perusahaan penyedia layanan untuk semua pelanggan diseluruh dunia, jadi tidak terbatas untuk wilayah tertentu saja, siapapun diseluruh dunia dapat memanfaatkan layanan ini, kelebihan public cloud adalah pengguna tidak perlu menggunakan investasi apapun untuk menggunakan cloud computing, selain koneksi ke internet pengguna cukup menghubungi jasa penyedia layanan dan meminta jenis layanan yang mereka butuhkan.

2. Private cloud
Private cloud digunakan secara pribadi (private) oleh perusahaan atau pengguna tersebut, private cloud dipasang pada pusat data milik perusahaan sendiri, selain pusat data milik sendiri, model private cloud juga dapat diterapkan dengan pemanfaatan pusat data milik perusahaan lain, misalnya dengan memanfaatkan cloud computing yang disediakan oleh pihak ketiga, adapun kelebihan privat computing yaitu lokasi, ada perusahaan atau organisasi yang terkait dengan aturan mengenai lokasi data mereka.

3. Hybrid cloud
Hybrid cloud adalah penggabungan pemanfaatan public cloud dan private cloud oleh pengguna sebagai contoh, sebuah perusahaan dapat menempatkan email mereka di public sekaligus di private cloud. Untuk karyawan yang sehari-sehari adal dilingkungan kantor, email mereka dapat ditempatkan di private cloud sementara email yang ada pada public cloud dapat digunakan oleh karyawan yang berada diluar kantor sehingga lebih mudah diakses.









Tidak ada komentar:

Posting Komentar